Plt Gubernur Aceh Resmikan Masjid Haji Keuchik Leumik

Foto: Acehbisnis.com

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meresmikan bagunan Masjid Haji Keuchik Leumik, yang terletak di Lamseupeng, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Senin (28/1/2019).

Bangunan masjid dengan ciri khas Timur Tengah ini diberi nama Masjid Haji Keuchik Leumik berdiri megah diatas tanah seluas 2500 meter persegi tersebut di bangun oleh H Harun Keuchik Leumik, Wartawan senior di Banda Aceh.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengharapkan agar Haji Keuchik Leumik tersebut benar-benar menjadi pusat pemberdayaan dan pembinaan umat, baik aqidah, syariah dan akhlak.

“Kami berharap agar masjid yang telah dibangun ini tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah mahdhah saja, namun juga digunakan sebagai sarana mewujudkan seluruh kemashlahatan umat Islam seperti yang dicontohkan oleh Baginda Rasullullah SAW,” ujar Nova.

Ia menyatakan, kemakmuran masjid baik dari aspek pelaksanaan shalat jamaah maupun aktivitas keagamaan lainnya merupakan syiar agama yang harus secara terus menerus di kembangkan di bumi Aceh.  “Untuk mewujudkannya, maka orientasi fungsi harus lebih menonjol dan dominan dibandingkan orientasi fisik bangunannya,” ujar Nova.

Dalam kesempatan tersebut, Nova menyampaikan apresiasi khusus kepada Harun Keuchik Leumiek dan keluarga yang telah membangun masjid tepat di sisi sungai Krueng Aceh. sebagaimana diketahui, Harun Keuchik Leumiek adalah salah satu tokoh Aceh yang sangat dikenal luas. Bukan hanya sebagai pengusaha, Harun Keuchik Leumiek juga dikenal sebagai seorang wartawan senior dan sejarawan Aceh.

Nova juga mengimbau kepada semua pihak, bahwa dengan usaha bersama dan upaya semua pihak untuk memakmurkan dan memberdayakan masjid secara terus-menerus, maka akan menjadikan Masjid sebagai sebuah institusi untuk meningkatkan pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah di Aceh.

“Saya yakin, Syari’at Islam di Aceh sudah mendekati kaffah. Generasi muda pun sudah mulai bangga dan berani menyatakan bahwa Aceh negeri Syari'ah. Saya berharap pada saatnya nanti, Aceh benar-benar menjadi negeri bersyari’ah Islam yang kaffah. Yang tidak hanya di kulit tapi jauh menjangkau ke dalam,” harap Nova.

Sementara itu, Harun Keuchik Leumik mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan masjid Haji Keuchik Leumik dilakukan pada 10 Juli 2016 oleh Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Azman Ismail dan walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Menurutnya, masjid tersebut memiliki luas 34x 22 meter dan mampu menampung 1000 orang jamaah.

“Sebenarnya luas lahan komplek ini 3500 meter persegi, tapi selebihnya kita manfaatkan untuk balai pengajian yang telah beridiri sejak 2005 atau pasca tsunami untuk menampung pendidikan anak korban tsunami dan anak yatim ketika itu,”katanya.

Lebih lanjut, Harun menambahkan, struktur bangunan masjid tersebut dirancang oleh konsultan dari Unsyiah Banda Aceh. “Bangunannya yang terdiri dari lima kubah, yang terdiri dari empat kubah kecil dan satu kubah besar, serta satu menara yang tingginya mencapai 52 meter,”paparnya.

“Bentuk masjid ini kami terinspirasi dari bangunan masjid bergaya timur tengah, dan relief yang melekat pada masjid ini adalah perpaduan dari relief masjid Madinah, Maroko, Spanyol Alhamra dan bangunan ini juga dilengkapi dengan cctv,”pungkas Harun.(ded/ded)

Komentar

Loading...