YARA: 17 Keuchik Sabang Dukung Kebijakan Ketua DKS Berhentikan Sayid Fadhil

Foto: Acehbisnis.com

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Sebanyak 17 Keuchik Gampong di Sabang menyatakan mendukung penuh kebijakan yang dilakukan oleh Ketua Dewan Kawasan Sabang (DKS) Nova Iriansyah yang memberhentikan Sayid Fadhil sebagai Kepala BPKS beberapa waktu lalu.

“Dari 18 Keuchik di Sabang, hanya satu Keuchik yang tidak mendukung pengantian Kepala BPKS yang dilakukan oleh Plt Gubernur Aceh selaku ketua DKS,”kata Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin di Kantor YARA, Banda Aceh, Rabu (23/01/2019).

Sebelumnya, Sebanyak 18 Keuchik yang tergabung dalam Forum Keuchik Kota Sabang sepakat akan mempertahankan jabatan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Sayid Fadhil dari penggantian yang dilakukan Ketua DKS, Nova Iriansyah dan anggotanya.

Namun, kata Safar, dari hasil pengecekan yang dilakukan pihaknya sebanyak 17 keuchik di Sabang menyatakan mendukung kebijakan DKS ini yang mengganti Kepala BPKS untuk kemajuan kawasan Sabang kedepan.

Ia juga menyatakan, dukungan itu diberikan belasan Keuchik yang tergabung dalam Forum Keuchik Sabang dengan menandatangani surat pernyataan yang dibuat dengan dibubuhi stempel asli. “Pengecekan dengan hasil ini pun dilakukan YARA yang awalnya penasaran tentang adanya informasi yang menyatakan bahwa para keuchik menolak kebijakan itu,”ungkap Safar kepada wartawan.

“Kita cek ke lapangan apakah benar para keuchik menolak dan atas dasar apa menentang. Ternyata tidak benar dan inilah buktinya. Para keuchik ini mendukung kebijakan DKS, tidak mungkin keuchik menentang pemerintah bahkan Wali Kota mereka sendiri selaku anggota DKS,”paparnya.

Dengan adanya pembuktian ini, kata dia, tidak ada alasan untuk pihak lain menentang keputusan DKS yang mengganti pimpinan BPKS Sabang. “Jadi tidak ada alasan lagi kebijakan ini di tentang oleh siapa pun,”terangnya.

Selain itu, jelas Safar, salah satu Keuchik yang tidak menandatangani pernyataan itu adalah Keuchik Gampong Cot Bak U, Kecamatan Suka Jaya, Sabang yakni Adnan Hasyim Ketua Forum Keuchik Sabang.

Safar juga mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak mengetahui mengapa yang bersangkutan menolak kebijakan Ketua DKS. ”Kita tidak tahu, intinya beliau menolak. Bahkan untuk statmen yang pernah diberikan beberapa waktu lalu dengan membawa Forum Keuchik Sabang itu kita tidak tau apa alasannya,”pungkasnya.(ded/ded)

Komentar

Loading...