Sejak Diresmikan Oktober 2018, Pengadilan Negeri Blangpidie Sudah Tanggani 22 Kasus

Kepala Pengadilan Negeri Blangpidie, Zulkarnain,SH. Foto AcehBisnis/yura

Blangpidie, Aceh Bisnis - Sejak diresmikan akhir Oktober 2018 yang lalu, hingga saat ini, Pengadilan Negeri Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sudah menanggani 22 kasus Pidana Biasa dan Pidana anak.

"Alhamdulillah, sudah 22 kasus yang sudah masuk dan sebagian sudah disidangkan,"kata Zulkarnain, SH Kepala Pengadilan Negeri Blangpidie kepada AcehBisnis Senin (21/1/2019) diruangkerjanya.

Menurutnya, dari 22 kasus itu dapat dirincikan sebagai berikut, Tahun 2018 Pidana Biasa sebanyak 17 kasus. Kasus itu meliputi jenis ganja sama lalu lintas. Kemudian ada pidana anak 2 kasus.

"Dari 17 kasus pidana yang masuk pada Tahun 2018, 10 kasus sudah diputuskan dan tinggal 7 kasus lagi dalam tahap sidang. Sementara kalau kasus anak keduanya sudah ada putusan, satu diterima dan satu banding,"kata Zulkarnain.

Kemudian kata Ketua Pengadilan Negeri itu. Untuk Tahun 2019, dari 2 kasus pidana biasa yang sudah masuk, satu kasus sudah disidangkan tetapi belum ada keputusan. Kasus itu meliputi kasus lalu lintas dan ganja.

Kemudian pidana anak satu kasus masuk dan hari ini disidangkan. "Ini kasus tentang lalu lintas juga,"sebut dia.

Ditanya bagaimana memutuskan antara kasus pidana biasa dengan anak. Zulkarnain menjelaskan itu sangat berbeda, kasus anak beda sama dewasa dan harus benar-benar dipertimbangkan. Karena kasus anak tidak sembarangan.

"Dalam kasus anak hakim juga harus mempertimbangkan psikologis dan sosial anak serta keluarganya,"kata Zulkarnain seraya menyebutkan dalam sepekan pihaknya menyidangkan kasus hingga tiga kali.(yra/ded)

Komentar

Loading...