SUV Wuling Almaz Bakal Hadir, Mitsubishi Masih Percaya Xpander

detik.comMitsubishi Xpander.

Jakarta, Aceh Bisnis - Wuling Motors berencana untuk memperkenalkan SUV-nya tahun ini di Indonesia. Mobil sudah sempat diperkenalkan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Agustus lalu dalam bentuk konsep.

Hal ini diperkuat oleh data Informasi Nilai Jual Kendaraan Bermotor yang ada di situs Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta yang menyebutkan bahwa Wuling Indonesia sudah memasukkan varian baru. Model yang diduga bernama Almaz ini memiliki mesin 1.500 cc dan dilengkapi CVT.

SUV Wuling. Foto: Istimewa

Menanggapi hal tersebut Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro mengatakan Xpander masih dipercaya untuk melawan Almaz yang memiliki kesamaan kapasitas mesin.

"Sebenarnya kalau kita bicara SUV, MMKSI fokus development lebih cenderung ke SUV, seperti Xpander walaupun MPV tapi face-nya SUV. Tapi kita harus lihat di segemen yang mana, yang kita punya sekarang terbesarnya SUV dan mid SUV seven seater," ujar Kuncoro.

"Ada juga small SUV yang 1.5 misalnya Rush-Terios itu sebenarnya Xpander dari sisi segmen coverage-nya walaupun dia small MPV, tapi dia juga penetrasi ke small SUV," tambah Kuncoro.

"Jadi kalau ada pemain baru di small SUV, secara langsung ataupun tidak langsung kita punya Xpander yang bermain di situ," jelas Kuncoro.

Lebih lanjut meski Mitsubishi saat ini juga masih menjadi raja di kelas SUV dengan Pajero Sport. Berdasarkan data wholesales Gaikindo 2018, selama 12 bulan kiprahnya di otomotif Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport berhasil membukukan sebanyak 19.338 unit.

Pun demikian dengan kehadiran Wuling Almaz di Tanah Air dirasa tidak mengkhawatirkan Mitsubishi.

"Ini jadi hal yang positif, dalam artian dia (Wuling Almaz) akan memperbesar market size, sehingga jadi opportunity buat Mitsubishi selama kita punya produk yang bagus, brand yang bagus, CS yang bagus," ujar Kuncoro.

"Saya tidak melihat produk China langsung underestimate, kalau produknya sudah bagus, dari sisi brand, aftersales-nya, resale value perlu diperbagus lagi," ujarnya.

Komentar

Loading...