Tiket Mahal, Warga Aceh Buat Pasport Ke Jakarta

Ilustrasi pesawat (iStock)

Banda Aceh, Aceh Bisnis – Sejak naiknya harga tiket pesawat rute Banda Aceh - Jakarta dalam beberapa hari terakhir ini, membuat masyarakat Aceh mulai membuat pasport untuk berangkat ke Jakarta.

Karena harga naik, sebagian besar warga Aceh lebih memilih ke Jakarta mengunakan jalur tempuh Banda Aceh-Malaysia dan Malaysia-Jakarta yang harganya jauh lebih murah dari Banda Aceh – Jakarta.

Misalnya harga tiket Banda Aceh - Jakarta dipatok Garuda mulai dari angka 2 jutaan hingga 5 jutaan, bahkan harga tiket Lion Air juga ikut naik, dan dikenakan biaya bagasi. Sementara harga tiket Banda Aceh-Malaysia dengan maskapai lain hanya 350 ribuan dan harga tiket Malaysia-Jakarta hanya 700 ribuan.

Untuk itu, banyak warga Aceh sudah mempersiapkan pasport jika hendak ke Jakarta. “Karena ongkosnya ke Jakarta lebih murah jika transip dari Malaysia,”kata Khaidir, warga Aceh Besar, Sabtu (12/01/2018).

Menurut dia, selesih ongkos Banda Aceh – Jakarta dengan Banda Aceh – Malaysia – Jakarta lebih murah. Sehingga dirinya bersama rekannya lebih memilih untuk berangkat ke Jakarta melalui dari Malaysia.

“Saya juga heran kenapa harga tiket dari Banda Aceh-Malaysia-Jakarta lebih murah dibandingkan dengan harga tiket Banda Aceh-Jakarta,”ungkapnya.

Ia juga mengatakan, dalam beberapa hari ini, dirinya bersama beberapa kawannya akan berangkat ke Jakarta via Kuala Lumpur. “Tadi baru siap ambil pasport kawan di kantor Imigrasi Banda Aceh,”ungkapnya.

Selain itu, berbagai komentar warga aceh di media sosial terkait mahalnya harga tiket pesawat. Banyak warga Aceh menyesalkan tingginya harga tiket Banda Aceh -Jakarta.

Seperti halnya Lukman menulis di Akun Medsos nya sebagai berikut “Masih tentang tiket pesawat, Banda Aceh (BTJ) ke Perth, Australia via Kuala Lumpur 1,665,000,-. Sedangkan Banda Aceh ke Jakarta paling murah 2,205,000,-. Mungkin pesawat di Indonesia BBM-nya pakai minyak wangi maka mahal tiketnya”.

Sementara Khairul menulis di Akun Media Sosialnya, “Ada yang tau kenapa saya ke Jakarta sekarang pakai Pasport?”.

Sedangkan, Safrianto menulis “ Hakikat Aceh Merdeka itu saat batas-batas dengan Indonesia dapat dirasakan oleh rakyat. Misalnya ke Jakarta pakai passport”. (ded/ded)

Komentar

Loading...