Harga TBS Sawit Masih Anjlok di Abdya

Kelapa Sawit.(Ist)

Blangpidie, Aceh Bisnis - Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hingga saat ini masih anjlok dan belum mengalami kenaikan kecuali kenaikan diitingkat perusahaan alias pabrik.

"Anjloknya harga TBS sawit yang sudah cukup lama yakni sekitar enam bulan yang lalu memang sangat disesalkan dan dikeluhkan oleh petani di daerah itu,"kata seorang petani sawit di Kecamatan Kuala Batee, Hamdani kepada AcehBisnis.com, Jum'at (11/1/2019).

Menurutnya, harga sawit saat ini berkisar Rp780-800/kg tingkat petani. Sementara kalau tingkat pabrik atau perusahaan harga sawit mencapai Rp1.050-1.100/kgnya. "Yang kami butuh adalah harga sawit tingkat petani itu bisa membaik dan bukan harga pabrik. Kami ingin harga sawit tingkat petani membaik,"sebut petani itu.

Karena kata Hamdani, kalau harga sawit membaik terutama tingkat petani maka akan membuat para petani lebih sejahtera dan makmur. Tetapi kalau harga sawit terpuruk maka jangankan membayar gaji dan upah buruh, untuk biaya perawatan sawit saja sulit.

Bahkan akibat anjloknya harga sawit yang sudah cukup lama membuat sebagian para petani di daerah itu mulai malas merawat sawit. Karena keterbatasan anggaran tetapi kalau harga sawit bagus maka semua petani lebih bergairah dan semangat.

Oleh karena itu kata Hamdani, lembaga atau dinas terkait ditingkat provinsi yang telah mengeluarkan kebijakan tentang harga sawit supaya lebih serius dan apa yang telah diputuskan supaya dijalankan. Karena ini menyangkut kesejahteraan petani sawit di seluruh Aceh.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop dan UKM Abdya, Jamaluddin yang dihubungi wartawan Jumat (11/1/2019) mengakui kalau harga sawit di kabupaten ini masih anjlok dan belum mengalami kenaikan yang signifikan. Menurut Jamaluddin, harga sawit saat ini dibawah Rp780-800/kg tingkat petani.

Komentar

Loading...