Thailand Jajaki Investasi Ekspor Cangkang Kelapa Sawit

Petugas pengamanan hutan memotong pohon kelapa sawit yang berada di kawasan hutan lindung di Desa Pasir Belo, Kecamatan Sultan Daulat, Subulussalam, Aceh, Kamis (1/11/2018). Menurut data Forum Konservasi Leuser (FKL) menyebutkan, sejak September 2014 sampai November 2018 telah melakukan pemusnahan pohon kelapa sawit ilegal sebanyak 2.000 hektar milik warga dan milik perusahaan karena berada dikawasan hutan lindung. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/. (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

Meulaboh, Aceh Bisnis - Investor asal Thailand menjajaki investasi ekspor cangkang kelapa sawit melalui Pelabuhan Jetty, Meulaboh, Aceh Barat kata pejabat setempat.

"Calon investor menyatakan sangat berminat untuk berinvestasi di Aceh Barat dan saat ini mereka terus melakukan penjajakan terhadap keinginan yang akan dilakukan di sini," kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh Barat, John Aswir di Meulaboh, Selasa.

Ia menjelaskan bahan baku cangkang kelapa sawit yang akan di ekspor ke beberapa negara tersebut berasal dari hasil perkebunan petani yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di wilayah pantai Barat selatan Aceh.

Menurut dia, untuk tahap awal, investor asal Thailand tersebut berminat menyewa gudang yang berlokasi di sekitar pelabuhan untuk menampung bahan baku cangkang sebelum diangkut ke negara tujung.

"Artinya, gudang ini akan digunakan untuk menampung bahan baku cangkang kelapa sawit sebelum diangkut ke negera tujuan," katanya.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Aceh Barat, Ansary Hamzah mengatakan saat ini pihaknya sedang merampungkan draft, terkait pengelolaan Pelabuhan Jetty Meulaboh sebelum menerima investasi dari investor asal Negara Thailand di kabupaten tersebut.

Menurut dia, draft yang kini sedang disusun tersebut bertujuan untuk memastikan pengelolaan pelabuhan tersebut, sehingga nantinya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), sebagai salah satu pendapatan resmi pemerintah.

"Kalau investasi ini jadi dilakukan, selain akan menguntungkan daerah, maka akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Aceh Barat," katanya.

Komentar

Loading...