Disdukcapil Abdya Gelar Sosialisasi Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Blangpidie, Aceh Bisnis - Sekda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Drs Thamrin Rabu (5/12/18) di Aula Mesjid Perkantoran membuka kegiatan sosialisasi kebijakan kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Abdya, Rajul Asmar mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi itu sebanyak 152 orang yang kesemuanya para Keuchik dan Sekretaris Desa (Sekdes) dari sembilan kecamatan di Kabupaten itu.

Menurutnya, tujuan diadakan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman serta persepsi mengenai administrasi kependudukan dan catatan sipil. Kebijakan administrasi kependudukan ada tiga hal yaitu pendaftaran penduduk, pencatatan sipil dan pelaporan.

Rajul Asmar menjelaskan bahwa, para peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini adalah para perangkat desa dari seluruh gampong di Kabupaten Abdya.

Sekda Drs Thamrin pada kesempatan itu mengatakan, sosialisasi kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan cukup penting. Mengingat masih belum tercapainya tertib administrasi yang diharapkan bersama karena masyarakat masih belum paham sepenuhnya arti pentingnya Dokumen Kependudukan.

Terlepas dari itu semua kata Thamrin, yang paling utama adalah dukungan yang penuh dari Pemerintah, hal ini dibuktikan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Kegiatan ini kata Sekda diharapkan semakin memperkuat masyarakat dalam memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk, serta mampu menjawab masalah administrasi kependudukan dalam menyediakan informasi yang benar dan akurat.

Dikatakannya, sosialisasi ini tidak saja bermakna untuk menertibkan penduduk secara administrasi, seperti pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, dan pengelolaan informasi kependudukan, tetapi jauh dibalik ini semua begitu banyak harapan yang ingin dicapai untuk mewujudkan kondisi kehidupan yang lebih layak bagi penduduk.

"Informasi kependudukan itu bisa kita peroleh dari Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk dan Akta Kelahiran. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan bagi kita semua apakah informasi tersebut diyakini kebenaran dan kevalidan datanya,"kata Thamrin. Untuk mengatasi itu semua, baik dalam melaporkan atau mendaftarkan data penduduk haruslah dengan benar dan sesuai dengan prosedur, karena dalam kenyataan masih ditemui perbedaan nama, tempat tanggal lahir.

Untuk itu diharapkan kepada seluruh peserta sosialisasi pada hari ini nantinya agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik, dengan mengoptimalkan seluruh kemampuan yang ada dengan selalu memotivasi agar masyarakat berkeinginan untuk memiliki dokumen Kependudukan yang benar dan lengkap.

Komentar

Loading...