Di Agara, Terdakwa Kasus Pemerkosaan Dihukum Cambuk 164 Kali

Kutacane, Aceh Bisnis - Karimuda Manurung warga desa Sibelok Kompas Kecamatan Leuser, di Uqubat cambuk sebanyak 164 kali cambukan karena terbukti bersalah melanggar pasal 48 Qanun Aceh nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat (kasus perkosaan)di pelataran parkir Stadion H.Syahadat Pulonas Kutacane,Jum’at(9/11/18).

Terdakwa diqubat cambuk sebanyak 175 kali cambukan di depan umum, sebelumnya terhukum telah menjalani masa penahanan selama 310 hari maka dikurangi 11 kali cambuk,sehingga menjadi 164 kali cambukan.

Selain mengeksekusi terdakwa Manurung, pihak Kejaksaan Negeri Kutacane juga melakukan eksekusi Uqqubat cambuk terhadap dua terdakwa lainnya yang sudah terbukti bersalah melanggar Pasal 18 Qanun Aceh nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah(Kasus perjudian)

Amir Martopo Alias Agam bin M Saleh warga desa Lawe Loning Aman Kecamatan Lawe Sigala gala diuqubat cambuk sebanyak 11 kali cambukan di depan umum, sebelumnya terhukum telah menjalani masa penahanan selama 14 hari,maka dikurangi 1 kali cambukan sehingga menjadi 10 kali cambukan.

Wardin Juanda Alias Juanda warga desa Lawe Loning 1 Kecamatan Lawe Sigala gala Diuqubat cambuk sebanyak 8 kali cambukan di depan umum,juga sebelumnya terhukum telah menjalani masa penahanan selama 14 hari,maka dikurangi 1 kali cambuk sehingga menjadi 7 kali cambuk.

Sementara itu, Ustat Syukron berharap Kepada para terhukum yang di eksekusi menjadikan hal ini sebagai langkah awal untuk kearah yang lebih baik untuk tegaknya syariat islam di bumi sepakat segenap Aceh Tenggara.

"kepada warga yang turut menyaksikan eksekusi, janganlah kita asing saudara kita,mari kita rangkul mereka sebagaimana saudara-saudara kita yang lainnya," ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan acara eksekusi cambuk itu, bupati di wakili Sekda Agara, Mhd Riduan MSi, Kasat PolPP Zulpahmi S Sos, Kejari Kutacane, Fitrah SH, Ketua MPU H Sabirin, Ketua Pengadilan Kutacane, dan undangan lainnya.

Komentar

Loading...