Dalam RDPU, Komisioner KIP Pidie Usulkan Ketua DPRA dan DPRK Bisa Lantik Calon KIP Terpilih

Acehbisnis.comKomisioner KIP Pidie, Fuadi

Pidie, Aceh Bisnis - Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie, Fuadi mengusulkan Ketua DPR Aceh dan DPRK di provinsi Aceh bisa melantik Calon KIP terpilih, jika Gubernur, Bupati dan Wali Kota tidak bisa atau tidak mau melantik calon terpilih tersebut.

Masukan tersebut disampaikannya saat memberikan masukan dan tanggapan pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), tentang Rancangan Perubahan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Selasa (6/11/2018) di Banda Aceh.

"Ada beberapa saran dan masukan yang ingin saya sampaikan dalam perubahan qanun Aceh nomor 6 tahun 2018, yakni pasal 17, pasal 25, dan pasal 38,"kata Mantan Anggota Panwaslih Kabupaten Pidie itu.

Dikatakannya, pada pasal 17, saya mengusulkan terkait perekrutan KIP agar ditambahkan satu ayat yaitu ayat (5). "Jika Gubernur, Bupati dan Wali Kota tidak bisa atau tidak mau melantik calon KIP terpilih, maka Ketua DPRA/DPRK dapat melantik Calon KIP terpilih paling lambat 7 hari kerja,"jelasnya.

"Hal ini kami usulkan untuk menghindari kekosongan KIP nantinya,"ungkap Fuadi, yang juga Ketua Divisi Teknis dan Penyeleggaraan KIP Pidie tersebut.

Sementara di pasal 25 yang harus segera direalisasikan, terkait Kewenangan DPR Aceh dalam proses perekrutan Panwaslih.

Kemudian di pasal 9 huruf d.1 untuk lebih memperjelas tentang dua periode masa jabatab KIP, apakah dua periode tersebut berlaku di semua tingkatan, atau dua periode pada tingkatan yang sama. "Sehingga tidak timbul banyak penafsiran nantinya,"ungkapnya.

"Saya juga mengusulkan pada pasal 38 ayat (6), tentang keterwakilan perempuan dalam komposisi Anggota Panwaslih, disitu disebutkan bahwa komposisi keanggotaan Panwaslih Aceh, Kabupaten/Kota paling sedikit 30% perempuan,"sebutnya.

Untuk itu, Ia meminta hal itu diperjelas. Apakah wajib mengakomodir keterwakilan 30% perempuan atau memperhatikan keterwakilan 30% perempuan.()

Komentar

Loading...